Senin, 30 September 2013

Cari Tahu Penyebab Angka 13 Jadi Sial?

 

Banyak orang meyakini angka 13 adalah angka sial. Sehingga sering dihindari penggunaanya dalam berbagai bidang. Bahkan ada orang yang takut atau phobia dengan angka ini. Orang yang takut dengan angka 13 ini disebut sebagai triskaidekafobia. Konon, ketakutan akan bilangan 13 dihubungkan dengan kepercayaan orang-orang Katolik tentang posisi ke-13 pada Perjamuan Terakhir Yesus, yaitu Yudas Iskariot, yang dianggap sebagai pengkhianat. Tidak hanya itu, misteri-misteri ini juga sering dikaitan dengan angka 13.

1. Kaum Kabbalah
Kabbalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno yang dimiliki oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun. Yang kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya. Bangsa Yahudi merupakan kaum yang secara ketat memelihara ajaran Kabbalah. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar mengutak-atik angka-angka (numerologi).
Angka 13 dianggap sebagai angka suci yang mengandung daya magis dan sisi religius. Maka, mereka selalu menyusupkan unsur angka 13 ke dalam sisi kehidupannya. Seperti kartu Tarot yang berjumlah 13 atau kartu Remi yang berjumlah 13 di masing-masing karakternya.

2. Friday The 13th
Berdasarkan laporan dari “The Stress Management Center and Phobia Institute” di Asheville, Amerika Serikat menyatakan bahwa tenyata setiap hari Jumat tanggal 13, ekonomi Amerika mengalami kerugian antara 800 sampai dengan 900 juta dollar. Hal ini dikarenakan banyak orang yg mengalami ketakutan untuk travelling, bekerja maupun melakukan kegiatan bisnis. Ketakutan akan hari Jumat tanggal 13 disebut juga  paraskavedekatriaphobia atau paraskevidekatriaphobia.

3. Masyarakat Cina
Sudut pandang berbeda tentang ketakutan pada angka 13 datang dari masyarakat Cina. Masyarakat Cina memandang angka 13 sebagai angka sial karena apabila angka tersebut dijumlahkan akan tercipta angka 4 (1+3 = 4). Angka ‘empat’ dalam bahasa Cina bila diucapkan dengan intonasi berbeda (sie) bisa memberikan 2 makna yaitu empat dan mati = sial.

4. Nama
Masyarakat Barat juga percaya apabila jumlah huruf pada nama seseorang dapat berujung sial. Ini karena para pembunuh sadis memiliki jumlah huruf sebanyak 13 dalam namanya. Seperti Jack the Ripper, Charles Manson, Theodore Bundy dan Albert De Salvo.

5. Makan Malam di Hotel Savoy
Hotel berbintang Savoy di London ini memiliki cerita menarik. Ketika ada tamu hotel yang akan makan malam berjumlah 13 orang, manager Hotel tersebut akan menaruh maskot kucing hitam pada kursi khusus. Kucing hitam ini berfungsi untuk menemani tamu di meja makan. Sehingga jumlah tamu menjadi 15. “It is believed that one of the 13 diners will die within a year,” kata manager hotel.



Sumber

0 komentar:

Posting Komentar

lazada indonesia